Cara Mendapatkan Izin Impor (NIB) dalam Pengurusan Dokumen Kargo
Panduan praktis cara mendapatkan NIB (Nomor Induk Berusaha) lewat OSS RBA, persyaratan untuk menjadi importir, langkah pendaftaran, pemilihan KBLI, verifikasi dokumen, serta tips agar proses izin impor dan pengurusan dokumen kargo berjalan lancar.
Digital Marketing
1/5/20266 min read
Pendahuluan mengapa NIB penting untuk impor
Jika Anda akan melakukan impor barang ke Indonesia, langkah administratif pertama yang harus dikuasai adalah memiliki NIB (Nomor Induk Berusaha). Sejak penerapan sistem perizinan berbasis risiko (OSS RBA), NIB menjadi identitas tunggal pelaku usaha yang juga berlaku sebagai Angka Pengenal Importir (API) untuk kegiatan impor — artinya NIB adalah pintu masuk legal agar Anda bisa mendaftar aktivitas impor dan mengurus dokumen kepabeanan. Mendapatkan NIB lewat OSS RBA adalah proses online yang relatif cepat jika semua data dan dokumen disiapkan secara rapi.
Di artikel ini dijelaskan langkah demi langkah (dengan contoh, checklist, dan tips praktis) agar tim operasional, compliance, dan finance Anda bisa langsung mengeksekusi pendaftaran NIB dan menyiapkan persyaratan untuk melakukan impor dalam Pengurusan Dokumen Kargo.
Sekilas soal OSS RBA dan hubungan NIB dengan izin impor
OSS RBA (Online Single Submission — Risk Based Approach) adalah sistem nasional untuk penerbitan NIB dan perizinan berusaha berbasis tingkat risiko KBLI. Semua pendaftaran NIB dilakukan melalui portal OSS.
NIB berfungsi ganda: selain sebagai identitas usaha, NIB di OSS juga berperan sebagai API (Angka Pengenal Importir) sesuai ketentuan perizinan berbasis risiko—jadi Anda tidak lagi mengajukan API terpisah seperti model lama; cukup terbitkan NIB dengan scope impor yang sesuai. Namun jenis kegiatan (API-U untuk perdagangan / API-P untuk produsen) masih harus dipilih sesuai kebutuhan impor.
Karena implikasi hukumnya besar (NIB memengaruhi hak impor, kepabeanan, dan pelaporan pajak), sangat penting memahami langkah teknis pendaftaran dan dokumen pendukung sebelum mulai.
Siapa yang perlu NIB untuk impor?
Badan usaha (PT, CV, Koperasi, Firma) yang ingin melakukan impor barang untuk diperdagangkan atau digunakan sendiri.
Perorangan / UMKM yang ingin mendaftarkan usaha dan melakukan impor (OSS menyediakan skema perorangan/UMKM juga).
Perusahaan luar negeri yang punya kantor perwakilan / cabang di Indonesia dan melakukan impor melalui entitas lokal.
Catatan: jenis NIB/ruang lingkup yang diterbitkan (apakah termasuk hak impor umum atau hanya untuk produksi) tergantung pilihan KBLI dan risiko yang muncul pada OSS.
Persiapan dokumen & data sebelum mendaftar NIB (checklist)
Sebelum buka browser, siapkan dokumen berikut agar proses pendaftaran cepat:
Identitas pribadi penanggungjawab
KTP (untuk WNI) atau paspor (untuk WNA yang terlibat).
NPWP perusahaan (jika sudah terdaftar) — jika belum, ada alur pendaftaran yang digabung pada OSS untuk beberapa skenario.
Akta pendirian & SK pengesahan (untuk badan usaha) — akta perusahaan dan SK Kemenkumham (jika berbentuk PT/CV yang sudah terdaftar).
Alamat usaha / domisili — alamat lengkap lokasi usaha (sesuai izin/akta).
KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) — pilih kode KBLI yang sesuai kegiatan usaha; OSS akan menentukan tingkat risikonya (rendah → menengah → tinggi). Pilih KBLI impor/ perdagangan/ industri sesuai rencana impor.
Data kontak aktif — nomor ponsel (Whatsapp sering diperlukan) dan email aktif.
Dokumen tambahan (jika diperlukan) — Surat Izin Lingkungan, IMB, kontrak sewa gudang, tergantung risiko KBLI (untuk KBLI bermuatan risiko tertentu).
Tip praktis: scan dokumen ke PDF berukuran kecil tapi jelas agar upload jadi lancar; beri nama file konsisten (mis. AKTA_PT_NAMA.pdf).
Langkah-langkah mendaftar NIB di OSS
Berikut langkah praktis untuk mendapatkan NIB lewat portal OSS RBA:
1) Buat akun OSS (registrasi pengguna)
Buka portal resmi: https://oss.go.id (selalu cek url resmi). Daftar sebagai pengguna baru dengan email dan nomor ponsel aktif. Verifikasi akun via OTP/aktivasi sesuai petunjuk.
2) Pilih jenis pelaku usaha dan bentuk usaha
Setelah masuk, pilih apakah mendaftar sebagai perorangan / UMKM / badan usaha. Pada badan usaha, Anda akan diminta memasukkan data akta, NPWP perusahaan, dan data direktur/penanggungjawab.
3) Isi data usaha secara lengkap
Masukkan alamat usaha, KBLI, uraian kegiatan bisnis, estimasi karyawan, modal usaha, serta lokasi kegiatan. OSS menggunakan KBLI untuk menentukan tingkat risiko dan perizinan tambahan yang mungkin diperlukan.
4) Pilih kegiatan terkait impor
Pada bagian kegiatan usaha pilih KBLI yang relevan (mis. perdagangan besar, perdagangan eceran, atau industri manufaktur). Jika Anda akan melakukan impor untuk diperdagangkan pilih KBLI yang relevan sehingga OSS menampilkan opsi API-U (Umum); jika impor untuk bahan baku produksi, pilih KBLI yang memungkinkan API-P (Produsen). Sistem OSS akan menyajikan hak dan kewajiban terkait.
5) Upload dokumen pendukung
Unggah akta, NPWP, KTP direktur, surat keterangan domisili, dan dokumen lain sesuai permintaan sistem. Pastikan file rapi supaya verifikasi berjalan cepat.
6) Submit dan tunggu proses verifikasi
Setelah submit, OSS akan memproses data. Untuk KBLI dengan risiko rendah biasanya NIB terbit otomatis; untuk KBLI menengah/tinggi sistem dapat meminta dokumen tambahan atau verifikasi manual oleh instansi terkait. Periksa dashboard OSS untuk status pengajuan.
7) Unduh NIB dan periksa hak akses impor
Setelah terbit, unduh NIB Anda (file PDF). Periksa bagian perizinan yang terbit bersamaan (NIB sering langsung memuat hak API sesuai KBLI). Simpan NIB di folder tertata karena NIB ini yang akan digunakan saat mengurus dokumen kepabeanan (PIB/PIB import declaration) dan pendaftaran ke pihak lain.
Detail penting dalam tahap verifikasi: apa yang biasanya dicek petugas
Kesuaian data NPWP & nama perusahaan dengan database pajak.
Keaslian akta & SK Kemenkumham (apabila badan usaha).
Kesesuaian KBLI dengan aktivitas impor yang diusulkan (mis. KBLI ‘perdagangan besar barang X’ cocok untuk API-U).
Persyaratan teknis: apabila KBLI berisiko menengah/tinggi, instansi teknis (BPOM, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, dll.) bisa diminta verifikasi sebelum NIB final terbit.
Praktik lapangan: jika OSS meminta verifikasi instansi teknis, siapkan dokumen tambahan (contoh: izin edar BPOM, sertifikat SNI, surat keterangan produksi) dan koordinasikan lewat kanal layanan OSS.
Contoh kasus: memilih KBLI agar dapat hak impor yang tepat
Perusahaan yang akan mengimpor barang untuk dijual kembali → pilih KBLI perdagangan besar/eceran yang mencerminkan komoditas; sistem OSS akan mengeluarkan NIB yang memungkinkan API-U (umum).
Pabrik yang mengimpor bahan baku → pilih KBLI manufaktur yang sesuai; OSS akan mengeluarkan NIB yang mencerminkan API-P (produsen).
UMKM kecil yang ingin membeli alat dari luar negeri untuk produksi sendiri → bisa mendaftar NIB perorangan/UMKM dan memilih KBLI sesuai; perhatikan tingkat risiko dan kemungkinan kebutuhan dokumen tambahan.
Tip: konsultasikan nomor KBLI dengan PPJK atau konsultan kepabeanan bila ragu — pemilihan KBLI yang salah bisa mempersulit hak impor di kemudian hari.
Jika NIB tertunda atau ditolak: penyebab umum & cara menanganinya
Penyebab umum tertunda/ditolak:
Dokumen akta / NPWP tidak cocok atau belum terverifikasi.
KBLI yang dipilih tidak sesuai kegiatan impor.
Sistem meminta persetujuan instansi teknis yang belum dipenuhi (mis. BPOM, Kementan, Kemenperin).
Kesalahan input data (alamat, kode pos, nomor telepon).
Cara menangani:
Baca alasan penolakan di dashboard OSS; perbaiki data yang diminta dan unggah dokumen pendukung yang diminta.
Jika diminta verifikasi instansi teknis, segera lengkapi persyaratan (contoh: izin edar, sertifikat teknis).
Jika perlu, ajukan permohonan bantuan ke DPMPTSP daerah atau hubungi helpdesk OSS untuk panduan. Banyak kabupaten/kota menyediakan layanan pendampingan pendaftaran OSS.
Setelah memperoleh NIB: langkah praktis menuju kegiatan impor
Setelah NIB diterbitkan, lakukan langkah operasional ini agar Anda siap mengimpor:
Simpan NIB & dokumen pendukung di sistem ERP/drive perusahaan.
Daftarkan profil ke penyedia logistik & PPJK — berikan salinan NIB kepada broker/PPJK agar mereka bisa membuat PIB (Pemberitahuan Impor Barang) atas nama perusahaan.
Pastikan NPWP, rekening bank, dan data perusahaan siap untuk keperluan SSP/SSPCP dan pembayaran bea/pajak saat proses kepabeanan.
Cek apakah Anda memerlukan izin teknis tambahan untuk komoditas tertentu (BPOM, karantina, SNI). Jika ya, urus izin teknis tersebut sebelum barang tiba.
Praktik terbaik: buat SOP internal “onboarding importir” yang memuat semua langkah dari purchase order hingga clearance supaya tidak ada langkah administratif yang terlewat.
FAQ singkat (jawaban cepat)
Q: Berapa lama NIB terbit setelah submit?
A: Untuk KBLI risiko rendah: NIB dapat terbit hampir langsung atau dalam hitungan jam setelah data lengkap. Untuk KBLI menengah/tinggi yang memerlukan verifikasi instansi, proses bisa memakan waktu beberapa hari sampai minggu tergantung persyaratan tambahan. Selalu pantau dashboard OSS.
Q: Apakah pembuatan NIB dikenakan biaya?
A: Penerbitan NIB lewat OSS umumnya tidak dipungut biaya. Namun biaya bisa muncul untuk layanan pihak ketiga (konsultan, notaris, atau jasa pendampingan).
Q: Apa bedanya API-U dan API-P?
A: API-U (Umum) untuk importir yang mengimpor barang untuk diperdagangkan; API-P (Produsen) untuk importir yang mengimpor bahan baku/komponen untuk keperluan produksi. Di OSS perbedaan ini tercermin pada hak yang diberikan bersama NIB.
Q: Bisakah NIB dicabut?
A: NIB dapat berubah status atau dicabut jika ditemukan data yang tidak benar atau pelanggaran peraturan—oleh karena itu jaga akurasi data dan kepatuhan hukum.
Checklist singkat (satu halaman) untuk tim operasional sebelum mendaftar NIB
Siapkan scan KTP direktur/penanggungjawab.
Siapkan NPWP perusahaan & dokumen akta (legalisir bila perlu).
Tentukan KBLI yang paling sesuai (catat kode KBLI).
Siapkan alamat usaha & bukti domisili (sewa/IMB jika diminta).
Siapkan email & nomor ponsel aktif untuk verifikasi akun OSS.
Siapkan dokumen teknis jika produk diatur (BPOM, karantina, SNI).
Buat akun OSS dan isi data usaha lengkap.
Upload dokumen, submit, catat nomor registrasi, dan pantau dashboard.
Unduh NIB & bagikan ke PPJK / freight forwarder / bank.
Penutup & rekomendasi akhir
Mendapatkan NIB lewat OSS RBA adalah langkah penting sekaligus awal yang relatif straightforward untuk memulai aktivitas impor. Kunci keberhasilan: pilih KBLI yang tepat, siapkan dokumen lengkap, dan siapkan mekanisme internal agar data yang dimasukkan konsisten (NPWP, akta, alamat). Bila Anda berulang kali mengimpor, pertimbangkan membuat SOP onboarding agar tim procurement, finance, dan logistics bekerja sinkron.
Siap mengurus dokumen kargo Anda? serahkan melalui Damar Hasta Raya untuk solusi dokumen logistik yang andal dan aman!
👉 Hubungi 📱 +62 812-8058-8150 (WhatsApp/Telepon) untuk informasi lebih lanjut dan solusi pengiriman terbaik!
Kami menyediakan layanan pengurusan kargo yang aman, nyaman, dan terjangkau dari seluruh Indonesia maupun Internasional. Layanan prioritas kami meliputi:
Pengurusan Dokumen Kargo Ekspor - Impor
Jasa Kepabean
Pengiriman Kargo Udara & Laut Baik Nasional - Internasional
+62 21 3883 0016


© 2025. Semua hak cipta dilindungi.
Kontak
info@dhr.co.id
@damarhastaraya
