Quarantine Letter dalam Pengurusan Dokumen Kargo Ekspor–Impor
Pelajari apa itu quarantine letter, kapan diperlukan, jenis-jenisnya, proses pengajuan dan verifikasi, dampak pada clearance, contoh format surat, checklist dokumen pendukung, kesalahan umum, serta strategi praktis agar prosedur karantina barang impor/ekspor berjalan cepat dan aman.
Digital Marketing
2/13/20267 min read
Pendahuluan — kenapa quarantine letter penting dan sering bikin panik
Dalam rantai pasok internasional, satu dokumen kunci sering menentukan apakah barang akan cepat keluar dari pelabuhan atau malah tertahan berhari-hari: quarantine letter. Dokumen ini bukan sekadar surat—ia adalah bukti otoritas karantina (kewenangan kesehatan hewan, tumbuhan, atau karantina kesehatan masyarakat) yang menyatakan status pemeriksaan, persetujuan pelepasan, atau perintah tindakan terhadap kargo. Tanpa surat yang tepat, barang bisa ditahan, dikenai fumigasi, dimusnahkan, atau dikembalikan ke asal — semua berakibat biaya, waktu, dan reputasi dalam Pengurusan Dokumen Kargo.
Bab 1 — Apa itu Quarantine Letter? Definisi & ruang lingkup
Quarantine letter adalah surat resmi yang diterbitkan oleh instansi karantina terkait — misalnya Karantina Pertanian, Karantina Hewan, atau unit pengendalian kesehatan — yang memuat keputusan atau instruksi terkait pemeriksaan kesehatan hewan, tumbuhan, atau potensi risiko kesehatan masyarakat atas barang yang masuk/keluar suatu negara. Fungsinya bisa bermacam-macam:
Pemberitahuan hasil pemeriksaan: menyatakan barang lulus pemeriksaan (clear) dan boleh dikeluarkan.
Permintaan tindakan: mis. fumigasi, dekontaminasi, pengujian laboratorium tambahan, atau pemusnahan.
Izin khusus: izin masuk sementara untuk menempatkan barang di fasilitas berikat atau untuk pengolahan lebih lanjut.
Sertifikasi kelayakan: sebagai syarat untuk ekspor lanjut, impor ke pihak ketiga, atau klaim preferensi.
Quarantine letter berfungsi sebagai bagian dari dokumen pengurusan bea cukai: tanpa itu, petugas pabean tidak memiliki dasar untuk melepaskan barang yang dikategorikan memiliki risiko biologis atau sanitasi.
Bab 2 — Jenis quarantine letter & kapan masing-masing dipakai
Quarantine letter hadir dalam beberapa bentuk tergantung tujuan dan instansi penerbit:
Letter of Clearance / Release
Diterbitkan setelah sampel/inspeksi dinyatakan memenuhi syarat. Digunakan untuk pelepasan barang ke konsignee atau gudang.
Letter of Inspection Result
Berisi hasil pemeriksaan rinci (temuan, nilai pengujian) yang dapat menjadi dasar SPPB atau tindakan lanjutan.
Letter Requiring Treatment (mis. fumigation, heat treatment)
Menetapkan tindakan spesifik yang harus dilakukan sebelum barang dapat dibebaskan. Biasanya mencantumkan metode, parameter, dan pihak yang berwenang melakukan treatment.
Interim Permit / Temporary Release Letter
Izin keluar sementara dengan syarat tertentu (mis. ditempatkan di warehouse berikat atau diproses di fasilitas tertentu).
Quarantine Hold Notice / Detention Letter
Surat yang memberi tahu bahwa barang ditahan untuk pemeriksaan lebih lanjut atau perintah pencegahan, biasanya disertai alasan dan langkah yang harus diikuti.
Certificate for Export
Sertifikat karantina yang diperlukan eksportir agar negara tujuan menerima komoditas (mis. sertifikat kesehatan hewan, phytosanitary certificate).
Tiap jenis surat punya implikasi operasional berbeda — penting memahami label dan cakupannya agar tindakan yang diambil tepat.
Bab 3 — Siapa yang menerbitkan dan siapa yang membutuhkan quarantine letter?
Penerbit umumnya adalah unit resmi pemerintah yang diberi kewenangan karantina, misalnya:
Karantina Pertanian (untuk produk tumbuhan, buah, sayur, kayu, benih).
Karantina Hewan (untuk hewan hidup, produk hewani).
Dinas Kesehatan (untuk barang yang berpotensi ancaman kesehatan masyarakat seperti sampel biologis).
Otoritas Pengawas Makanan/Obat (untuk komoditas yang memerlukan sertifikasi teknis).
Pihak yang membutuhkan:
Importir / Konsignee: untuk proses pengeluaran barang.
Eksportir: saat perlu sertifikat karantina untuk negara tujuan.
PPJK / Freight forwarder: sebagai dokumen pendukung pengajuan SPPB dan koordinasi tindakan.
Karyawan gudang / operator logistik: untuk mengetahui persyaratan handling.
Bank / Asuransi: kadang memerlukan dokumen ini untuk klaim atau pembiayaan.
Dalam banyak kasus petugas pabean mensyaratkan quarantine letter sebelum menerbitkan SPPB atau membolehkan pickup barang.
Bab 4 — Alur umum proses: dari kedatangan barang sampai penerbitan quarantine letter
Prosedur detil bisa berbeda antar negara dan jenis komoditas, namun alur umum biasanya seperti berikut:
Pre-arrival notification
Dokumen awal (PIB/PEB, invoice, packing list, CO, AWB/BL) dikirimkan sebelum kedatangan. Jika komoditas regulatif, permohonan inspeksi karantina diajukan awal.
Pemeriksaan dokumen
Petugas karantina menelaah dokumen: apakah sertifikat asal, dokumen PHYTOSANITARY/HEALTH tersedia sesuai persyaratan.
Pemeriksaan fisik & sampling
Jika diperlukan, petugas melakukan pemeriksaan fisik, sampling untuk pengujian laboratorium, atau pemeriksaan visual.
Analisis laboratorium (jika perlu)
Sampel diuji (mikrobiologi, pest detection, residu). Hasil memerlukan waktu tertentu.
Keputusan & penerbitan quarantine letter
Berdasarkan hasil, instansi menerbitkan letter of clearance, treatment order, atau detention notice. Surat itu disampaikan kepada importer/PPJK dan petugas pabean.
Tindakan lanjutan & selesai
Bila treatment diperlukan, setelah tindakan dilakukan dan diverifikasi, letter release diterbitkan. Barang kemudian dapat diambil atau dilanjutkan proses ekspor.
Kecepatan alur tergantung kesiapan dokumen, hasil uji, serta ketersediaan fasilitas treatment di lokasi.
Bab 5 — Dokumen pendukung yang biasanya diperlukan untuk permohonan quarantine letter
Saat mengajukan permohonan atau berkoordinasi dengan instansi karantina, siapkan dokumen berikut agar proses tidak terhambat:
Commercial Invoice (asli/digital).
Packing List / Measurement List.
Bill of Lading (B/L) atau Airway Bill (AWB).
Certificate of Origin (jika diperlukan).
Phytosanitary Certificate / Animal Health Certificate / Veterinarian Certificate (dari negara asal).
MSDS / CoA (untuk produk olahan tertentu).
Surat permohonan resmi dari importir atau agen (format sesuai otoritas).
Data teknis produk (komposisi, bahan pengawet, metode pengemasan).
Surat kuasa jika proses diwakilkan ke PPJK/forwarder.
Bukti pre-notification atau booking terkait kedatangan kargo.
Selalu tanyakan daftar dokumen spesifik ke kantor karantina setempat karena persyaratan bisa berbeda antar komoditas dan negara.
Bab 6 — Contoh format Quarantine Letter (Letter of Release)
Berikut contoh template quarantine letter yang sering digunakan sebagai Letter of Release / Certificate (sesuaikan header & nomor surat sesuai instansi):
[LOGO/LETTERHEAD INSTANSI KARANTINA] Nomor : KL/2026/01234 Tanggal: 10 Februari 2026 Kepada Yth: PT. Importir Contoh Jl. Logistik No. 12, Jakarta Perihal : Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan / Quarantine Release Letter Dengan ini dinyatakan bahwa pada tanggal 09 Februari 2026 telah dilakukan pemeriksaan karantina terhadap kiriman: - No. BL/AWB : BL-987654321 - No. Invoice : INV-2026-00123 - Uraian barang: Buah Segar (Mangga) — 20 MT - Asal kiriman : Negara X - Tempat pemeriksaan: Dermaga II, Pelabuhan Jakarta Berdasarkan pemeriksaan dokumen, pemeriksaan fisik dan/atau pengujian laboratorium, hasilnya: [ ] Lulus pemeriksaan — Barang aman untuk dikeluarkan. [ ] Lulus dengan tindakan — Barang harus dilakukan fumigasi/sterilisasi sesuai keterangan. [ ] Ditahan — Barang perlu tindakan lanjutan / dikembalikan. Keterangan tambahan (jika ada): - Treatment yang dilakukan: Fumigasi Methyl Bromide, tanggal 10 Feb 2026, operator: PT. PestControl. - Hasil uji laboratorium: negatif untuk pest X (report no. LAB/2026/045). Dengan demikian, barang dapat diproses untuk pengeluaran dari kawasan karantina dan dilanjutkan dengan proses kepabeanan pada kantor pabean setempat. Petugas Pengawas Karantina: Nama : Drh. Siti Nur NIP : 1987654321 Tanda Tangan & Cap Resmi Salinan disampaikan kepada: - Kantor Bea & Cukai [Nama Kantor] - PPJK / Agen Pengurusan - Pemilik barang
Catatan: bentuk dan terminologi bisa berbeda—untuk ekspor, sertifikat sering lebih terperinci (mis. specimen signature, verifikasi nomor sertifikat negara tujuan).
Bab 7 — Contoh kasus praktis & langkah solusi
Kasus 1 — Buah impor ditahan karena hama kuarantina
Situasi: Peti berisi buah segar ditahan karena pemeriksaan menemukan serangga kuarantina. Instansi karantina mengeluarkan detention notice dan merekomendasikan fumigasi. Forwarder segera koordinasikan treatment dengan vendor fumigasi bersertifikat. Setelah fumigasi selesai dan petugas verifikasi hasilnya, quarantine release letter diterbitkan. Barang dapat dikeluarkan.
Langkah solusi ringkas:
Terima detention notice & baca instruksi.
Koordinasi dengan fumigator bersertifikat; dapatkan cost estimate.
Lakukan treatment sesuai parameter yang disyaratkan (metode, dosis, waktu).
Minta sertifikat treatment dan serahkan ke petugas karantina.
Setelah verifikasi, mintalah quarantine release letter & ajukan ke pabean.
Kasus 2 — Produk farmasi butuh uji laboratorium
Jika hasil sampling memerlukan pengujian, importer harus menunggu hasil laboratorium. Percepat proses dengan menggunakan laboratorium terakreditasi yang diakui instansi karantina. Alternatif: jika produk bersertifikat lengkap dan data dukung kuat, ajukan permohonan review cepat (expedited review) bila mekanisme itu tersedia.
Bab 8 — Biaya dan waktu: apa yang harus diantisipasi
Biaya pemeriksaan & sampling: biaya administrasi dasar sering dikenakan.
Biaya pengujian laboratorium: berbeda menurut jenis tes (mikrobiologi, pest DNA, residu kimia).
Biaya treatment (fumigasi/sterilisasi): tergantung metode, volume, lokasi.
Biaya demurrage / storage: jika barang tertahan lama di terminal.
Biaya logistik tambahan: trucking ke fasilitas treatment, handling.
Waktu: dari beberapa jam (untuk inspection visual sederhana) sampai beberapa hari/minggu (untuk hasil laboratorium dan treatment).
Antisipasi biaya ini dalam landed cost dan berkomunikasilah cepat dengan buyer/seller soal siapa menanggung biaya.
Bab 9 — Kesalahan umum & cara mencegahnya
Dokumen pendukung tidak lengkap
Pencegahan: kirim sertifikat asal dan phytosanitary/health sebelumnya saat melakukan pre-notification.
Mengabaikan peraturan negara tujuan
Pencegahan: cek persyaratan karantina negara tujuan jauh-jauh hari dan sertakan semua sertifikat yang diminta.
Memakai vendor treatment yang tidak bersertifikat
Pencegahan: pakai penyedia yang diakui otoritas karantina.
Tidak mengantisipasi waktu laboratorium
Pencegahan: jadwalkan pengiriman sampel segera saat kedatangan; gunakan laboratorium terakreditasi dengan lead time singkat.
Tidak menegosiasikan siapa menanggung biaya treatment/demurrage
Pencegahan: cantumkan klausul tanggung biaya dalam kontrak jual beli atau B/L instruction.
Dengan prosedur pra-kedatangan yang baik, banyak masalah dapat dihindari.
Bab 10 — Tips praktis untuk mempercepat penerbitan quarantine letter
Pre-notification lengkap: ajukan dokumen karantina saat membuat pre-arrival notice.
Sertifikat yang valid & terverifikasi: pastikan phytosanitary/health certificate asli dan sesuai format negara tujuan.
Gunakan PPJK/agen berpengalaman yang tahu jalur cepat dan persyaratan lokal.
Simpan data teknis barang (formula, metode pengawetan) untuk memudahkan penilaian.
Siapkan dana cadangan untuk treatment atau biaya tak terduga.
Jalin komunikasi proaktif dengan petugas karantina — tanyakan jadwal inspeksi untuk mengatur operasi bongkar.
Document everything: foto kondisi kemasan, segel, hasil sampling—berguna bila terjadi sengketa.
Bab 11 — Contoh surat permohonan quarantine letter (template untuk importir/PPJK)
[Letterhead Perusahaan Importir / PPJK] Tanggal: 08 Februari 2026 Kepada Yth: Kepala Seksi Karantina Tumbuhan/ Hewan Kantor Karantina Pelabuhan [Nama Pelabuhan] Perihal: Permohonan Pemeriksaan Karantina & Penerbitan Quarantine Release Letter No. BL : BL-987654321 No. Invoice : INV-2026-00123 Nama Barang : Mangga Segar Jumlah : 20.000 kg Asal : Negara X ETA : 09 Februari 2026 Lokasi Bongkar : Dermaga II, Pelabuhan Jakarta Dengan hormat, Bersama ini kami mengajukan permohonan pemeriksaan karantina atas kiriman sebagaimana terlampir. Kami lampirkan dokumen pendukung: commercial invoice, packing list, phytosanitary certificate, certificate of origin, dan surat kuasa. Mohon dilakukan pemeriksaan sesegera mungkin dan diterbitkan surat keterangan hasil pemeriksaan (quarantine release letter) jika dinyatakan memenuhi ketentuan. Contact person kami: Nama : Budi Santoso HP : 0812-xxxx-xxxx Email : budi@importircontoh.co.id Atas perhatian dan kerjasama Bapak/Ibu kami ucapkan terima kasih. Hormat kami, [tanda tangan] Nama Jabatan PT. Importir Contoh
Bab 12 — FAQ singkat
Q: Berapa lama quarantine letter biasanya diterbitkan?
A: Jika hanya pemeriksaan visual, bisa dalam hitungan jam; jika memerlukan laboratorium, beberapa hari sampai minggu tergantung jenis pengujian.
Q: Siapa yang menanggung biaya treatment?
A: Umumnya importir, kecuali ada kesepakatan lain dalam kontrak. Untuk ekspor, penanggung jawab bisa eksportir bila klausa kontrak mengatur demikian.
Q: Apakah quarantine letter sama dengan sanitary/phyto certificate?
A: Bukan. Sanitary/phyto certificate diterbitkan di negara asal sebagai bukti kesehatan; quarantine letter adalah keputusan otoritas negara tujuan setelah pemeriksaan kedatangan. Keduanya sering saling terkait.
Q: Bagaimana mengatasi jika quarantine letter menuntut pemusnahan barang?
A: Mintalah second opinion dari laboratorium terakreditasi atau ajukan banding administratif sesuai prosedur lokal. Diskusikan opsi re-export bila memungkinkan.
Kesimpulan & langkah cepat yang bisa dilakukan sekarang
Quarantine letter adalah dokumen kunci dalam proses clearance kargo regulatif—salah satunya dapat menentukan apakah barang cepat dikeluarkan atau justru mengalami cost-overrun dan delay. Kunci meminimalkan risiko adalah: persiapan dokumen pra-kedatangan, pilih vendor treatment dan laboratorium terakreditasi, komunikasi proaktif dengan otoritas karantina, dan masukkan klausul pembagian biaya terkait karantina dalam kontrak dagang.
Siap mengurus dokumen kargo Anda? serahkan melalui Damar Hasta Raya untuk solusi dokumen logistik yang andal dan aman!
👉 Hubungi 📱 +62 812-8058-8150 (WhatsApp/Telepon) untuk informasi lebih lanjut dan solusi pengiriman terbaik!
Kami menyediakan layanan pengurusan kargo yang aman, nyaman, dan terjangkau dari seluruh Indonesia maupun Internasional. Layanan prioritas kami meliputi:
Pengurusan Dokumen Kargo Ekspor - Impor
Jasa Kepabean
Pengiriman Kargo Udara & Laut Baik Nasional - Internasional
+62 21 3883 0016


© 2025. Semua hak cipta dilindungi.
Kontak
info@dhr.co.id
@damarhastaraya
